Gemilang! PPSI DKI Jakarta Raih Prestasi Mentereng di FORNAS (Festival Olahraga Masyarakat Nasional) Ke-VIII Tahun 2025

      

Pencak Silat, seni bela diri khas Betawi yang menjadi kebanggaan DKI Jakarta, kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang Formasi Ke-VIII Tahun 2025. PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia) DKI Jakarta mengirimkan 11 atlet terbaiknya untuk bertanding dalam kategori pencak silat dan kebudayaan tradisional. Sembilan atlet didanai oleh APBD KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) DKI Jakarta, sementara dua atlet lainnya berjuang dengan pembiayaan mandiri. Semangat juang mereka menjadi cerminan dedikasi untuk mengharumkan nama ibu kota.

Keterangan:
(Keterangan foto: Ketua Umum KORMI Nasional, Pak Andi Hakim (foto tengah) bersama tim musik tradisi Gambang Kromong, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, GOR Tastura, Lombok Tengah, 31 Juli 2025) 

Dokumentasi bersama Ketua umum Kormi Nasional Pak Andi Hakim dan Perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Bapak Supriyatna bersama team musik Gambang Kromong Sanggar Silibet di Gor Tastura Lombok tengah, 31 Juli 2025.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, para atlet tampil memukau dengan membawakan identitas budaya Betawi yang kental. Alunan musik gambang kromong yang dimainkan secara langsung oleh para pemusik profesional, didukung pula oleh irama gendang, menjadi daya tarik utama. Dukungan logistik seperti tiket pesawat, akomodasi hotel, dan kebutuhan lainnya juga dipenuhi dengan baik, memastikan para atlet fokus pada penampilan terbaik mereka.

Penampilan PPSI DKI Jakarta benar-benar mencuri perhatian. Musik live gambang kromong yang mengiringi setiap gerakan atlet menciptakan harmoni yang memesona, memikat hati penonton dan juri. Keunikan ini menjadi ciri khas yang membedakan tim DKI Jakarta dari kontingen lain, menegaskan identitas budaya Betawi dalam setiap jurus dan langkah.

Hasilnya? Prestasi luar biasa! PPSI DKI Jakarta berhasil meraih: 

  • Medali Emas dalam kategori Satu Lawan Dua Orang. 
  • Medali Emas dalam kategori Rampak Remaja Bersenjata. 
  • Medali Perak dalam kategori Tunggal Remaja Tangan Kosong.
  • Dua Medali Perunggu dari kategori Rampak Remaja Putri dan Tunggal Remaja Putri.

Keberhasilan ini adalah bukti nyata kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung yang telah memberikan yang terbaik.

      Ke depannya, PPSI DKI Jakarta bertekad untuk mengirimkan lebih banyak atlet ke berbagai kejuaraan. Dengan semakin banyak peserta, peluang untuk mendominasi klasemen di berbagai kategori akan semakin terbuka lebar. Semangat untuk terus mengembangkan bakat-bakat muda di dunia pencak silat pun semakin menggelora.

Melalui rembuk dan musyawarah bersama PPSI Nasional, yang melibatkan perwakilan dari Sumatera Barat, Sulawesi, Kalimantan, Riau, Jawa Barat, Bandung, dan daerah lainnya, PPSI DKI Jakarta mendapat kesempatan emas untuk menggelar klasemen baru yang unik: Perlombaan Palang Pintu. Tradisi Betawi yang kaya akan nilai budaya ini akan menjadi ajang baru untuk memperkenalkan kekayaan warisan Jakarta ke kancah nasional, bahkan internasional. Dengan konsep yang menarik dan penuh makna, perlombaan ini diharapkan dapat menjadi magnet baru bagi pecinta budaya dan pencak silat.

Semangat Betawi, Semangat Juara!

     Prestasi di Formasi Ke-VIII 2025 ini bukan hanya kemenangan bagi PPSI DKI Jakarta, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh masyarakat Jakarta. Dengan semangat Betawi yang penuh keberanian dan keunikan, PPSI DKI Jakarta siap melangkah lebih jauh, mengharumkan nama ibu kota di setiap kesempatan. Mari terus dukung para atlet kita untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan!

Untuk itu kami para pengurus PPSI DKI Jakarta berharap mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta untuk mempersiapkan FORNAS ke-IX pada tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Sulawesi Tenggara dan InsyaAllah pada tahun 2029 nanti, DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah FORNAS ke-X.

Komentar